Manggarai

Keretaku berakhir di Manggarai.

Turun berdesakan.

Ramai lalu lalang di jantung negeri.

Sebuah earphone melekat di telingaku, sambil kudengar beberapa playlist musik instrumentalku.

Menepi sebentar, sekedar menikmati suasana dan kehidupan stasiun.

Kuperhatikan mata – mata yang kusut di atas berbagai jenis masker.

Hingga akhirnya, pandanganku tertuju pada sesosok yang tinggi di antara lautan manusia.

Aku tak tahu siapa dia, tetapi hatiku berkata bahwa aku pernah mengenalnya.

Sekali lagi, otakku berputar, mencoba keras untuk mengingat siapa dia.

Sambil bangkit menuju ke arahnya, aku menepuk tas punggungnya.

Dia menoleh, mengernyitkan dahi seraya bertanya, “ada apa ya?”

Kubuka maskerku beberapa detik, lalu kutanya, “masih ingatkah?”

Dia terdiam sejenak, tanda berpikir keras.

Tertegun, akhirnya ia menyadari siapa aku.

Siang itu, saat cuaca mendung, aku menghabiskan banyak kata dari mulutku untuk meresponnya.

Seraya menghabiskan dua gelas kopi di gerai minimarket terdekat.

Jadi… Akankah ini terjadi?

—–

Bogor, 19 April 2022

Leave a comment