
Aku tak punya keahlian apapun selain draft tulisan yang ada di kepalaku.
Kusalurkan beribu – ribu kata di blog gratis kesukaanku.
Kutata rapi tampilannya.
Walaupun hampir tak ada yang membaca tulisanku yang tak berguna ini, aku senang berbagi kepada dunia, tentang pemikiranku yang tak awam di kalangan manusia.
Tak suka? Tak usah dibaca.
Tak mengerti? Tanyakan. Ribet? Tak usah tanya.
Ternyata ada segelintir orang yang berpikir hal yang sama dengan apa yang kutuliskan.
Ada manusia yang sama gilanya denganku, atau bahkan lebih gila lagi.
Manusia gila yang merupakan minoritas di muka bumi ini.
Orang – orang yang tersisihkan karena stereotypes masyarakat.
Terimakasih telah membaca tulisanku, wahai minoritas.
—–
Bogor, 4 Mei 2022