
Kacau!
Dia begitu gugup setelah melihat ratusan wajah para tamunya.
Sebagai tuan rumah, ia bertekad memberikan kepuasan yang maksimal kepada mereka yang telah membayarnya di muka.
Sorot cahaya putih menambah nuansa megah pada kulitnya yang kuning langsat.
Haru biru bergemuruh didadanya!
Dan diamlah!
Mari kita dengar suara jernihnya yang perlahan ingin mendobrak tangguhnya peredam suara!
Diiringi simfoni orkestra yang membius siapapun yang ada di ruangan akbar itu, dan menciptakan kekayaan batin bagi telinga penikmatnya.
Kombinasi keduanya merasuki jiwa – jiwa yang tak berjiwa.
Menceritakan kisah kehidupan seorang manusia yang mati oleh racun lidah yang tak kenal moral.
Diakhiri dengan falseto yang membuat tangis pecah membahana.
Sorak – sorai menggelegar di segala penjuru atas sebuah karya seni yang luar biasa.
Riuh tepuk tangan yang tulus terdengar atas sebuah panggung yang eksklusif.
Lalu, cahaya meredup, tirai ditutup perlahan.
Kini, sisa kemegahan tadi bersenandung dalam gemerincing koin disakunya.
—
Bogor, 25 Agustus 2022