Hujan

Jikalau Tuan tak keberatan, maukah bersama kita menari di bawah guyuran hujan Januari?

Menikmati elemen angin dan air yang menyatu dalam simfoni langit kelabu.

Menertawakan pedih – pedih yang menggerus kebatinan.

Kita hitung rintik hujan yang berusaha membasahi luka kehidupan.

Kita layangkan gugatan pada cakrawala yang hendak mengeluarkan pelangi di sudut bumi.

Terimakasih, sebab akhirnya hari yang selalu terlupakan menjadi istimewa.

Selamat menua, untuk kita berdua.

Bogor, 16 Januari 2024

Leave a comment