Dua

Diam – diam tersuruti langkah yang tak bertuan.

Menghinggapi rasa yang tak lagi berasa apapun.

Ataukah ini hanya sebuah persimpangan untuk memilih jalur yang tepat?

Satu persatu imaji mengkhianati satu sama lain.

Betapa terombang – ambingnya dasar kerapuhan diri.

Mengintimidasi setiap peluang yang muncul ke permukaan.

Tertatih – tatih menyusun kepingan simfoni kalbu.

Tak disangka, sistem telah mengelabuiku sejak awal.

Dibiarkan seorang diri menatap nanar kebingungan yang ada pada beberapa opsi.

Terjebak sudah dalam lingkaran yang tak berujung.

Kupikir aku sudah lepas, ternyata perjalanan masih panjang.

Dua rangkaian setara yang akan menjadi akhirku.

Mana yang akan kupilih?

Atau, apakah aku takkan pernah bisa memilih?

Bogor, 16 Juni 2024

Leave a comment