
Tak banyak yang bisa tertuang di sini.
Namun, percayalah, ide – ideku tentangmu di kepalaku mengembara liar dan menggairahkan.
Kamulah tokoh kehidupan yang akan kujadikan alasan untukku menulis.
Aku menggenggam erat komitmen dan berusaha menyisihkan pilihan yang tak masuk akal bagiku.
Ya, kamu tahu artinya!
Kita adalah sisa – sisa peluang takdir yang setengah utuh.
Bertemu, tapi tak satu.
Bersatu, tapi tak melebur.
Setiap memori yang tercipta mengukir setetes demi setetes kedalaman harmoni.
Ya, kita adalah harmoni!
Menikmati waktu yang tersedia pada himpitan balada dunia.
Jadi, kapan terakhir kita bersenang – senang?
Januari?
—
Bogor, 22 Juni 2024