
Ego berlutut di depan cermin.
Mengabadikan setiap momen kepasrahan pada takdir yang tergores.
Malam menjadi lengang, seperti sediakala.
Berusaha untuk tidak muak atas siklus yang terus menjerat.
Menyayatkan rasa yang berulangkali membanting semangat, hingga lemah tak berdaya.
Sesungguhnya, aku tak pernah belajar.
Hanya menikmati hingga akhirnya tertampar oleh kebenaran yang pahit.
Apalagi, kali ini yang terbaik pergi.
Tak kehilangan akal begitupun asa.
Namun, sepertinya arus ini akan terus membuatku hanyut hingga akhirnya tiba di samudera yang luas.
Tak lagi mampu aku melawan.
Jadi, kugantungkan saja berbagai impianku di pinggiran sungai yang terlewati.
Hingga akhirnya hilang, tak bersisa di muara.
—
Bogor, 26 Juli 2023








